Subscribe:

Ads 468x60px

Pages

12 Juni 2010

SINETRON = JACKASS



Mungkin ada sedikit koreksi dari saya yang mudah – mudahan berguna, yaitu soal penggunaan wig, jam tangan, dan bulu mata palsu. Penggunaan wig mungkin memudahkan pemain agar tidak repot menata rambutnya dan untuk membedakan karakternya di sinetron2 yang lain, tapi penggunaan wig rasanya sangat janggal di mata penonton.

Penonton bisa membedakan antara rambut asli dengan wig, jadi rasanya aneh saja melihat pemain selalu memakai wig, seperti nonton sandiwara murahan di pinggir jalan. Setahu kami, wig hanya digunakan untuk peran penyamaran atau untuk momen tertentu, bukan untuk keseharian di sinetron tersebut.

Lalu soal jam tangan dan bulu mata palsu, banyak aktris yang selalu memakai jam tangan dan bulu mata palsu walaupun ia beradegan di rumah dan sedang tidur. Dalam kenyataan, seorang ibu rumahtangga yang hanya tinggal di rumah- sekaya apapun dia, tidaklah perlu selalu memakai jam tangan dan bulu mata, kecuali kalau ia sedang bepergian.

Hal2 kecil dan remeh seperti tersebut di atas kadang terabaikan, tapi penonton sekarang sudah sangat jeli. Di era kompetisi dan kompetensi seperti sekarang ini, penonton mulai menuntut tontonan yang bagus dari detail per detail.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan komen, ini negara demokrasi, semua orang bebas berpendapat apa saja, termasuk saya :))