Subscribe:

Ads 468x60px

Pages

5 September 2011

FAKTA NORAKNYA PENGGEMAR SINETRON SAMPAH




Tak bisa dipungkiri, sinetron di negeri ini mampu menyedot perhatian jutaan pemirsa TV, terutama kaum perempuan, lebih terutama lagi perempuan2 muda (mrk menunjukkan secara frontal di dunia maya), anyway kalo ada lelaki muda yg suka sinetron… jangan2 dia maho, xixixi sorry.

Para penggemar sinetron sampah rata2 punya kebiasaan norak, yg kalo dipikir2 bikin malu, ini daftar NORAKNYA kebiasaan para penggemar sinetron sampah :

  • Punya jadwal khusus setiap hari di jam tertentu untuk menonton sinetron favoritnya, tak bisa diganggu gugat oleh acara apapun & siapapun, kalo sehari aja terlewatkan tidak nonton sinetron favoritnya- mrk bisa stress, pengen nangis, menyesal setengah gila, dan memaksa maksa orang lain yg menonton untuk menceritakan episode yg terlewat itu.
  • Setiap hari terbayang-bayang tayangan sinetron favoritnya, terutama para pemain idolanya, sambil selalu menebak-nebak apa cerita selanjutnya, dg penuh rasa penasaran sampai terbawa mimpi, kepikiran terus, lalu dibahas bersama keluarga & teman (seolah2 masalah darurat Negara), kadang berkhayal ttg artis2 idola yg main dlm sinetron itu.
  • Suka gelap mata kalo sudah ngefans berat pd artis yg bermain dlm sinetron favoritnya, tak peduli andai misalnya sang artis homo- tetap saja melamunkan wajah sang artis, mungkin malah membayangkan hal2 vulgar ttg si artis, sambil berkhayal bikin cerita ttg artis tsb.
  • Gabung di Facebook (FB)  fans page & official Twitter fans page sinetron favoritnya, saking maniaknya sampai ikutan di beberapa fans page FB sinetron tsb, hampir setiap hari posting di grup FB tsb, menuliskan uneg2 ttg betapa cintanya mrk pd sinetron fovorit mrk itu, sambil memuja muji artis2 idola yg main di sinetron itu. Bahkan sampai dibela2in bikin FB fans page Lovers ini itu, dg komen2 lebay & alay.
  • Gabung di FB serta Twitter milik penulis & sutradara sinetron favorit mrk, lalu memaksa maksa penulis & sutradaranya agar cerita sinetron favoritnya dibikin begini begitu, pemainnya harus ini itu, seenaknya para penonton maniak ini, kalo tidak dituruti mrk marah2, mengancam, mengkritik tajam penuiis & sutradaranya. Menggalang massa penggemar lain untuk rame2 ‘menyerang’ di FB serta Twitter penulis & sutradara, agar menuruti kemauan mrk.
  • Memburu foto2 artis dlm sinetron favoritnya, seolah memburu harta karun, sebagian besar dari penonton maniak ini memasang foto si artis sinetron sbg foto profil di FB mrk, lalu menamai akun FB nya dg nama yg dimiripkan nama sang artis & julukan sang artis.
  • Mengkomentari foto2 artis idolanya di FB Grup sinetron favorit mrk dg komen2 lebay & alay, misalnya… pernah ada yg komen ttg betapa miripnya wajah seorang artis bule dg seorang artis Tionghua, dikatakan bahwa kedua artis itu cocok sbg ibu & anak, buseeet dah, gimana bs mirip antara bule sama Tionghua?!
  • Mengharap2 sambil berdoa agar artis2 idolanya dlm sinetron favorit mrk itu bisa jadian (pacaran) dlm kehidupan nyata, membahas hal tsb bersama sesama penggemar maniak lain dg antusias (di FB maupun Twitter), sampai mimpi2, lucunya banyak yg mengharap seorg aktris 'A' hrs pacaran dg aktor 'B' dlm kehidupan nyata, padahal si aktor dikenal sbg homo, sedangkan si aktris sendiri sdh punya pacar lain, gimana mrk bs pacaran?!     
  • Menulis di FB & Twitter milik PH yg memproduksi sinetron favorit mrk, mengemis2 pada produsernya agar sinetron tsb jangan sampai tamat, memaksa sang produser agar membikin season 2 untuk sinetron tsb, sambil mengancam kalo tdk mau menuruti maka mrk akan memboikot PH tsb.
  • Menyerang dg GANAS pada siapapun yg kontra dg pemain idola & sinetron favorit mrk, pernah saya menulis kritikan untuk sebuah sinetron sampah, waduh saya langsung diserang habis2an dg frontal & kasar oleh para penggemar maniak sinetron tsb, para penggemar sinetron sampah itu seolah begitu egois, begitu ganas, begitu bengis, begitu lupa diri, ternyata benar bahwa sinetron sampah telah meracuni (menjejali) otak penontonnya dg sampah.

4 komentar:

rosy mengatakan...

gue setujuuu, sinet jaman sekarang emang sampah
gue sangat mendukung kelangsungan blog ini haha
tapi gue rasa nggak sampe yang mengomentari artis2nya personally karena itu terlalu offensive :) kita tetep harus jaga perasaan orang lain meskipun sebebas-bebasnya berpendapat. thanks :)

Devila d'Lu mengatakan...

@rozy: thank you atas kunjungan & komennya :)

ARIYANTO SUGENG mengatakan...

Salam kenal. Sekedar sharing uneg-uneg, kalau diprosentase, sinetron sampah memang sangat-sangat surplus. Ini menunjukkan bahwa jenis sinetron sampah, bagaimanapun juga, dianggap laris-manis. Ini berarti segala macam sinetron sampah dan juga para audiensnya berada pada posisi mayoritas. Dan sudah menjadi realitas bahwa perlawanan terhadap apa pun yang mayoritas bisa dipastikan sia-sia, terutama jika bentuk perlawanannya cenderung frontal dan emosional. Saya berharap teman-teman bisa menemukan cara yang lebih telak; cara yang lebih argumentatif.

Jujur saja, selama ini saya beranggapan bahwa maraknya sinetron sampah adalah sebuah penghinaan dan pelecehan akut kronis terhadap kecerdasan masyarakat.

Ian Satria mengatakan...

Aah gk tau ini KPI gimana??? Klo anak kecil nonton Sinetron 13+ jadinya Dewasa sebelum waktunya,eh malah Anime dan sejenisnya dilarang Tayang

Posting Komentar

Silakan komen, ini negara demokrasi, semua orang bebas berpendapat apa saja, termasuk saya :))